A Low Profile Painter from Bali, Ibu Jero Amer Ambari

Ibu Jero Amer Ambari, a pro hand painter from Bali, sell a Unique Balinese Painting for paying her daughter’s school fee.

Ibu Jero Amer Ambari is one of the best Balinese Painter I have ever met.

At the first time meeting, I knew her as a chip seller who always comes to my office in Denpasar to sell her chips. She walks from Batubulan to Denpasar, which need approximately 2 hours walking:

Screenshot_2019-08-31-11-50-24-403_com.google.android.apps.maps

She did it everyday just to sell snacks from door to door. She do it because she really need money to pay tuition fee for her daughter who is still studying in a highschool. 

But, one day she came to my office with a beautiful painting on her hand. She said she needs more money to pay the debt for her daughter school. What is interesting is we never knew that she is a good painter.  Well, you can judge, look at ther painting!

IMG_20190831_073546

She said she prefer to do something and sell it rather than ask for donation. She want to work with her passion: paint something, but don’t know how to promote.

My manager was automatically interested to buy it. He also promote her painting in his Instagram, hoping somebody wants to buy a good painting from her. By the way, if you guys are in Bali and don’t know what to buy for unforgettable and unique souvenir please call her: +62 81 999 508 211

Screenshot_2019-08-31-07-28-08-127_com.instagram.android

Music – Buy Custom Effect Guitar Bass Online or Offline?

Saya orangnya paling ga suka ribet, termasuk pas mau upgrade efek gitar atau bass. Pergi ke toko fisik kadang bikin saya hampir modyar. Bukan cuma harus naik motor, ngabisin banyak waktu di jalan, dan ketika sampai toko gak nemu yang saya cari, menurut saya itu bener-bener buang-buang waktu. Makanya saya lebih suka beli efek gitar maupun bass via online.

I hate complicated situation, including when I just want to upgrade my guitar or bass effect. Goin’ to physically store sometimes makes me crazy. I need to use my motorbike, spend a lot of time on the road, and if I’m don’t find what I’m looking for, I think it’s really waste my time. So, I prefer to buy guitar and bass effects online .

img_20180519_103921
Bass Guitar Effects – iolakarism

Dengan membeli barang secara online, kita bisa atur waktu lebih efektif, produktif, dan lebih mudah untuk menemukan apa yang kita inginkan. Di toko online, kita juga bisa secara otomatis tau kalau barangnya ada atau habis, ngirit wakty dan biaya tanpa perlu ribet lagi. Jadi, saya udah pasti rekomenin kalian untuk beli alat musik secara online.

By buying stuff online, we can manage time more effective, productive, and find what we’re looking easier. In online store, we automatically can see if it’s available or not, save more time and money without being complicated. So, I recommend to buy either music instrument or effects online.

Random Soliloquy – Bahasa Enggres

Dulu banget saya sering ngoreksi Bahasa Inggris orang. Kadang sering ketawa kalau ada orang yang salah ucap. Yang padahal, saya sendiri juga ga bagus-bagus amat.

Kalau saya ngomong, kadang ada satu dua kata yang ketinggalan atau seharusnya diucapin tapi malah nggak. Tertukar sama kata kerja, kata benda, bahkan dengan Bahasa lain, misal bahasa Prancis, yang ejaan atau bunyinya hampir mirip.

Kalau ngetik, suka typo. Kapital ditengah-tengah, salah ejaan, bahkan yang paling sering adalah grammarnya.

Saya mulai sadar bahwa ternyata memang tidak semudah itu Ferguso. Tapi buat kalian yang gak pernah salah typo, grammatical, atau ke-switch dengan Bahasa lain yang tulisannya hampir mirip.. selamat dehh. Salut!

Buat yang masih suka salah-salah seperti saya, tetap semangat, tetap praktek yang baik, salah itu normal, tapi usahakan jangan terlalu sering. Kuncinya, ga perlu takut salah. Dikoreksi orang jangan marah, sebab dari sana mungkin kita justru lebih bisa memperbaiki diri. Yang paling penting adalah menerima kalau Kita memang kurang. Gak perlu gengsi. Hehehe

Ada juga tipe orang yang suka komentar:

“Ambil sastra Inggris kok masih suka salah-salah??”

Gapapa. Itu normal. Saya pun ambil sastra Prancis juga ga perfect-perfect amat Bahasa Prancisnya. Bukan cuma saya, bahkan ada beberapa teman yang sudah lupa total. Alasannya cuma satu: sehabis lulus gak pernah dipraktekkan lagi tu Bahasa Prancis.

Yap, kuncinya praktek. Sekali lagi, inget jangan takut salah. Biarlah orang komenin kalian seperti apa pun. Menerima kalau kita memang kurang itu lebih legowo, dari pada jaim dan tetep bersi keras bahwa: “Enak aja! Aku tuh udh cukup bagus bahasanya! Cuma kurang praktek aja!”

Saya sendiri lebih baik bilang: “Yahh iya memang nih udah lupa. Mungkin karena gak pernah pake Bahasa ini lagi. Mau belajar lagi ah. Ajarin ya?”

Tapi saya percaya, ada beberapa orang yang memang getol belajar, dan terbukti bisa naik level.

Ada juga yang udah ketakutan duluan kalau disuruh praktek Bahasa Enggres langsung sama bule.

Oh iya, fyi, biasanya bule udah cukup kok kalau kita ngerti omongan dia, dan begitupula omongan kita bisa dimengerti mereka. Intinya, suatu pesan telah tersampaikan dengan baik. Itu sebabnya, jangan takut salah. Mereka ngerti kok kalau Bahasa ibu kita bukan Enggres.

Yap, biasanya bule lebih maklum kenapa Kita gak bisa terlalu lancar, tapi gak sedikit dari mereka yg ngasi semangat kita, misalnya dengan ngoreksi cara pengucapan. Enaknya sih, mereka ngasi tau tanpa sama sekali Ada niat ngetawain atau ngejek Kita. Mereka 100% untuk ngoreksi.

Gapapa. Toh itu demi kita juga biar gak salah omong ke depannya. Buat yang pengen latihan bahasa inggris bisa nonton video berbahasa inggris di youtube. Atau biasakan mulai dari sekarang belajar membaca novel yang berbahasa inggris. Ada nih, beli aja disini.

Jadi, tetep semangat belajar yah!

Saya juga.

Ashiaaappp😂

Random Soliloquy – Reunian

14 February 2018.

Kemarin pukul 8.30 pagi aku bertemu dengan kawan lama. Kusebut kawan karena kurasa dia akan malas jika kupanggil dengan sebutan gebetan. kalau dipikir-pikir, cuma 3 bulan tidak saling sapa alias bertemu langsung. Tapi rasanya lama terutama sejak dia resign.

Ya memang awalnya kami teman satu kantor biasa. Lama-lama jadi luar biasa. Atau mungkin juga cuma aku yang merasa begitu?

Rabu kami putuskan untuk reuni hanya untuk sekedar menonton film terbaru, duduk berdua di bioskop, karena yang lain hanya kuanggap sebagai cameo.

Iya, dari 8.30 pagi hingga petang. Ya.. tidak melulu seharian dengannya, karena kami bekerja di tempat yang berbeda saat ini. Tidak seperti dulu, sekantor dan gampang ketemunya.

Sepulang kerja kami bertemu lagi, karena aku menumpang motornya. Rasanya asik. Terutama ketika membicarakan hal-hal yang tidak jelas tema-nya.

Selain menonton, kami cuma nyemil popcorn, dan setelahnya makan malam bersama. Kami makan nasi dan ayam geprek. Tapi sudah membuatku cukup lega. Terutama karena sudah tau kalau kawanku ini masih menganggapku sebagai kawannya juga, setelah sempat melewati suasana senggang 3 bulan tadi.

Oh, aku sempat kelimpungan dibuatnya, terutama setelah dia tiba-tiba menghilang bak siluman di film kera sakti. Kupikir dia sudah tidak mau berkawan lagi. Maka dari itu aku lega bukan main setelah bisa berkomunikasi lagi seperti sebelumnya.

Kalau tidak salah, kemarin itu tanggal 14 februari, yang biasanya orang-orang sebut dengan hari valentine. Dan kalau kuingat-ingat, Aku pernah 2 kali berpacaran. Tapi jarang merayakan hal-hal yang demikian.

Malam minggu, lebih banyak menghabiskan waktu di rumah, sendiri di kosan, atau jalan-jalan sendiri. Rasanya waktu itu sama saja dengan single. Tapi tak apa.

Dan ini baru pertama kalinya keluar pada tanggal itu, dengan kawan. Kawan spesial, pake telor! Spesial karena dia lucu, sopan dan pintar.

Aku selalu ketawa tiap kali dia bicara. Tiap kali ingat pun ingin ketawa sendiri aku dibuatnya.

Selalu saja ada topik random yang menarik! Dan aku suka topik-topik macam itu, dibandingkan pembicaraan serius atau gombalan gak ketulungan.

Meskipun kadang akunya yang mendadak jadi serius. Tanpa segan kawanku menyadarkanku bahwa aku ini terlalu serius menanggapi candaannya, dan kemudian aku kembali lagi membicarakan hal-hal random dengannya.

Ah!

Memang tidak ada yang lebih baik dari hal random. Hal yang membuatku senang mendadak dan tidak berhenti ketawa, padahal tidak mengkonsumsi mushroom.

Omong-omong senang sekali masih ada orang-orang random di bumi.

Salah satunya kau.

Halo, kawan!

Senang bisa jumpa dari pagi hingga petang..

Resensi – My Comic

indonesian comic

Saya punya dua komik gak bermutu. Satunya saya publish di platform yang bagus banget yaitu webtoon dengan judul Mitos Kaum Hawa. Karena saya pikir komik saya gak bermutu, saya berhenti. Dari pada menuh-menuhin webtoon. Alias.. masih banyak komikus yang jauh lebih bagus untuk nge-publish karyanya di situ hahahaha.

Terus satunya lagi saya posting harian atau kalau sempet aja di instagram. Yah dua-duanya genrenya sama, yaitu slice of life. Menceritakan tentang kehidupan keseharian kebanyakan orang. kalau yang diinstagram itu kebanyakan komik galau atau cuma sekedar doodle about daily life. Iya, galau gara-gara kamu! huh!

Berikut cuplikan komik dan linknya kalau mau baca. Kalau gak, yaudah gak papa.

Wassalam

Mitos Kaum Hawa

psbre_01 (1).jpg

Mitos Kaum Hawa Link

Doodelio

kio6bw

@Doodelio Link